Hukum Membunuh serangga

Pertanyaan:

Assalamu alaikum wr wb
Ustadz yang dirahmati Allah.. saya ingin menanyakan tentang masalah hukum membunuh serangga pada kondisi seperti :
1. Membunuh nyamuk ato serangga lain dengan menggunakan raket nyamuk ato dengan alat lain -yang menurut saya- justru menyiksa binatang itu sebelum ajalnya tiba

2. Membunuh segerombolan semut di lantai yang sedang mengerumuni makanan mereka dengan menggunakan minyak tanah atau zat pembunuh lainnya

3. Membakar sarang semut rangrang (merah) yang ada di pohon

Jawaban ustadz sekalian saya nantikan. jazakumulloh khoiron katsiron
Wassalamu alaikum wr wb

Masri

Jawaban:

Assalamu alaikum wr.wb.
Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulilahi Rabbil alamin. Washshalatu wassalamu ala Asyrafil Anbiya wal Mursalin. Wa ba’du.
Pada prinsipnya membunuh binatang atau binatang serta merusak tumbuhan adalah tidak dibenarkan. Terkecuali jika ia menimbulkan bahaya atau mudharat. Karena itu, ketika Nabi saw ditanya tentang binatang atau serangga yang mengganggu atau menimbulkan bahaya, beliau bersabda, “Apapun yang mengganggu dan menyakitimu, engkau berhak untuk membunuhnya sebelum ia menyakiti.”
Karena itu pula Nabi saw dalam kesempatan yang lain menyuruh untuk membunuh ular, anjing gila, tikus, dan binatang lainnya yang berbahaya.
Jadi, syarat boleh dibunuh atau dimatikan dengan tujuan untuk menghindarkan diri dari gangguan dan bahayanya. Sementara, jika hanya untuk bermain-main atau sesuatu yang sia-sia, tentu saja tidak boleh.
Selanjutnya yang perlu diperhatikan, kalaupun serangga yang berbahaya dan mengganggu boleh dibunuh, namun cara membunuhnya tidak dengan dibakar. Sebab, Rasulullah bersabda bahwa yang berhak membakar hanya Allah. Sehingga sebaiknya dicari cara lain untuk membunuh serangga tersebut.
Wallahu a’lam bish-shawab.
Wassalamu alaikum wr.wb.

This entry was posted in Ustadz Menjawab. Bookmark the permalink.