Tahun 1999, seorang insinyur kimia Irak tiba di Jerman melarikan diri dari rezim mantan presiden Sadam Husain. Ia masuk ke Jerman secara illegal. Ketika ditangkap pihak keamanan, ia berusaha meyakinkan pejabat Jerman agar tidak dideportasi. Ia mengaku mengetahui rahasia pabrik kimia yang digunakan untuk memproduksi senjata pemusnah massal. Jerman meyakini menemukan harta karun. Dari insinyur ini mereka mengungkap informasi detail soal industri dalam truk yang berjalan yang diseret oleh mobil di padang pasir.
Jerman kemudian mentransfer informasi ke sekutunya, Amerika Serikat yang memiliki kepedulian besar dalam hal ini. Mereka minta bertemu dengan insinyur Irak tersebut. Namun Jerman tidak memperkenankan Amerika Serikat bertemu dengannya. Mereka hanya memberikan informasi. Continue reading ‘Apa yang diperbuat Iraq terhadap Amerika Serikat’