Archive for February, 2008

20
Feb
08

Berdakwah dengan lemah lembut

Ada sebuah buku yang sangat menarik untuk dibaca dan tentu saja untuk dikaji. Buku itu berjudul nahnu du’atun, la qudhaatun. Yang artinya, kita adalah para da’I, bukan tukang vonis ( hakim ). Buku ini sangat menarik jika dikaitkan dengan bagaimana menyampaikan dakwah kepada masyarakat. Dakwah memiliki sifat menyeru, mengajak, dan adanya proses tawar menawar ( selama tidak bertentangan dengan syariat ).

Dalam dakwah ada beberapa kaidah yang sering dipakai yaitu:”memberi berita gembira, bukan menakut-nakuti”.
Dan memang yang menetapkan kaidah tersebut adalah baginda Rasulullah SAW, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim:

Dari Abu Musa r.a. ia berkata :”Rasulullah saw, setiap kali mengutus seorang dari sahabatnya untuk suatu urusan, beliau bersabda, “ berilah kabar gembira dan jangan membuat orang lari, permudah dan jangan mempersulit”.

Oleh Karena itu, jika di dalam buku tersebut diceritakan bahwa ada sekelompok dai yang senang memvonis, jelas hal tersebut tidak sejalan dengan kaidah dakwah yang telah ditetapkan oleh Rasulullah saw. Bahkan di dalam Al-Qur’an dengan terang benderang telah dijelaskan kepada kita bahwa dengan pendekatan dakwah yang baik ( billati hiya ahsan ), seorang yang tadinya sangat memusuhi dakwah bisa berubah menjadi seakan-akan teman yang sangat dekat. Continue reading ‘Berdakwah dengan lemah lembut’

14
Feb
08

Pilihan-pilihan Israel di Gaza

Abdul Bari Athwan
( Al-Quds Arabi London )

Salah jika Israel meyakini bahwa invasinya ke Jalur Gaza akan menjatuhkan gerakan Hamas dan memberikan keamanan kepada wilayah bagian selatan di Sidrot dan Asqalan. Sebab, Israel sudah pernah menjajah Jalur Gaza bertahun-tahun kemudian akhirnya menarik diri dari sana secara sepihak. Penarikan itu bukan karena kasihan kepada Palestina dan ingin menghentikan penderitaan mereka, namun ingin mengurangi kerugian militer dan fisik Israel.

Hayeem Ramon, wakil PM Israel kemarin mengatakan, usia Hamas di Jalur Gaza tinggal menghitung hari dan organisasinya akan hancur dalam hitungan bulan. Sementara Ehud Barak, Menhan Israel mengatakan, dirinya memberikan lampu hijau kepada pimpinan militer untuk memasang rencana invasi ke Jalur Gaza. Namun, kedua elit Israel tersebut tidak mengatakan bagaimana invasi itu dilakukan? Bagaimana kondisi Gaza setelah itu? Artinya, apa pihak mana yang akan menduduki posisi Hamas dan pemerintahannya jika invasi Israel berhasil? Continue reading ‘Pilihan-pilihan Israel di Gaza’

12
Feb
08

Qadhiyah Palestina dan Masa Depan Umat

Risalah dari Muhammad Mahdi Akif, Mursyid Am Al-Ikhwan Al-Muslimun, 2-2-2008

Penterjemah: Abu Ahmad

Segala puji hanya milik Allah Tuhan Semesta Alam, shalawat dan salam semoga tercurah pada penghulu para mujahidin, imam para nabi dan rasul, yang diutus sebagai sekalian alam, beserta keluarga dan para sahabat, salam kesejahteraan yang berlimpah bagi mereka semua. Selanjutnya…

Saat ini bukti nyata telah tampak dan terbuka lebar di mata seluruh dunia yang membuat malu mereka memiliki hati, khususnya setelah peristiwa yang fenomenal yang terjadi di Gaza, dan bagi kita tidak ada bayangan kecuali meneropong dengan pandangan ke depan akan masa depan umat kita (umat Islam), tergugah dan tergerak setelah peristiwa yang terjadi di Gaza berupa penghancuran blokade yang merupakan bagian dari tanggungjawab kita yang besar, kita menginginkan bahwa umat Islam keluar dari penderitaan yang selama ini dialami; baik berupa kedzaliman, penindasan dan penjajahan, serangan-serangan yang terencana dan konspirasi permusuhan terhadapnya; guna mendapatkan kekuatan, menghilangkan dan menghancurkan duri-duri penghalang serta membersihkan qadhiyah Palestina sebagai pusat dan inti permasalahan. Continue reading ‘Qadhiyah Palestina dan Masa Depan Umat’

11
Feb
08

Siyasatud da’wah dalam harakah islamiyah – bag (-1)

oleh: abu hasna

Bagi yang berkecimpung dalam dunia dakwah, memahami siyasatud da’wah merupakan sebuah keharusan. Ada banyak dai yang aktif berdakwah, namun tidak memahami siyasatud da’wah sehingga seperti tidak memiliki program yang jelas. Siyasatud da’wah sangat erat kaitannya dengan minhajud da’wah. Karenanya dalam suatu gerakan da’wah yang tidak memiliki manhaj, mustahil bisa ditemukan siyasatud da’wah
Terdapat pemahaman yang keliru yang berkembang dikalangan masyarakat, baik masyarakat awam maupun masyarakat yang intelek. Mereka beranggapan bahwa “siyasah” merupakan ilmu politik. Padahal siyasah disini adalah lebih pada aktifitas politik praktis da’wah dan bukan pada ilmu politik. Karena Islam memiliki pola politik sendiri yang khas yang berbeda dengan politik kebanyakan.

Siyasatud da’wah mencakup aktifitas da’wah yang dilakukan oleh para aktifis da’wah baik di sturktural maupun fungsional. Sehingga runag lingkup da’wah mencakup “pengendakian da’wah” dan “problematika-problematika da’wah”
Du’at yang mampu memahami siyasatud da’wah, maka dia akan mampu menyusun program secara terencana dan terkontrol sehingga bermuara pada kemampuan beramal jamaah yang tinggi( Isti’ah amal jama’I ) Continue reading ‘Siyasatud da’wah dalam harakah islamiyah – bag (-1)’

07
Feb
08

Enam Perusak Ukhuwah

Oleh: Drs. Ahmad Yani

Pada masyarakat Islam, persatuan dan kesatuan atau lebih sering disebut dengan ukhuwah Islamiyah merupakan sesuatu yang sangat penting dan mendasar, apalagi hal ini merupakan salah satu ukuran keimanan yang sejati. Karena itu, ketika Nabi Saw berhijrah ke Madinah, yang pertama dilakukannya adalah Al-Muakhah, yakni mempersaudarakan sahabat dari Makkah atau muhajirin dengan sahabat yang berada di Madinah atau kaum Anshar. Ini berarti, ketika seseorang atau suatu masyarakat beriman, maka seharusnya ukhuwah Islamiyah yang didasari oleh iman menjelma dalam kehidupan sehari-hari, Allah swt. berfirman, Sesungguhnya mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.” [QS Al-Hujurat (49):10] Continue reading ‘Enam Perusak Ukhuwah’

07
Feb
08

Memperbaiki diri sebelum memperbaiki sistem

Oleh: Dr. Yusuf Qaradhawi

DI ANTARA prioritas yang dianggap sangat penting dalam usaha perbaikan (ishlah) ialah memberikan perhatian terhadap pembinaan individu sebelum membangun masyarakat; atau memperbaiki diri sebelum memperbaiki sistem dan institusi. Yang paling tepat ialah apabila kita mempergunakan istilah yang dipakai oleh al-Qur’an yang berkaitan dengan perbaikan diri ini; yaitu:

“…Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keaduan yang ada pada diri mereka sendiri…” (ar-Ra’d: 11)

Inilah sebenarnya yang menjadi dasar bagi setiap usaha perbaikan, perubahan, dan pembinaan sosial. Yaitu usaha yang dimulai dari individu, yang menjadi fondasi bangunan secara menyeluruh. Karena kita tidak bisa berharap untuk mendirikan sebuah bangunan yang selamat dan kokoh kalau batu-batu fondasinya keropos dan rusak. Continue reading ‘Memperbaiki diri sebelum memperbaiki sistem’

07
Feb
08

Syarah Ushul Isyrin – prinsip pertama (bag-2)

Pensyarah: Muhammad Abdullah al-Khatib

(sambungan bagian 1)

Al-Imam as-syahid telah menjelaskan prinsip ini dan menerangkannya kepada setiap orang yang mempunyai pemahaman dalam banyak risalahnya. Beliau berkata dalam risalah Muktamar Kelima di bawah tajuk: “Islam Ikhwan Muslimin”:

“Wahai saudara, izinkan saya menggunakan ungkapan ini. Saya tidak memaksudkan bahwa Islam Ikhwanul Muslimin adalah Islam yang baru, yang bukan dibawa oleh Sayidina Muhammad saw dari Tuhannya. Saya maksudkan bahwa kebanyakan umat Islam di kebanyakan zaman telah mencabut sifat-sifat, ciri-ciri dan batas-batas dari Islam karena mengikuti kemauan masing-masing. Mereka mempergunakan kemudahan dan keluasannya secara buruk. Sedangkan kemudahan dan keluasan itu adalah mempunyai hikmah yang tinggi. Mereka banyak membelokkan dalam memahami makna Islam dan menanamkan gambaran Islam yang bermacam-macam di dalam jiwa anak-anak mereka, meskipun gambaran itu hampir, jauh atau bertepatan dengan Islam pertama yang dibawa oleh Rasulullah saw dan para sahabatnya.” Continue reading ‘Syarah Ushul Isyrin – prinsip pertama (bag-2)’