Archive for February 7th, 2008

07
Feb
08

Enam Perusak Ukhuwah

Oleh: Drs. Ahmad Yani

Pada masyarakat Islam, persatuan dan kesatuan atau lebih sering disebut dengan ukhuwah Islamiyah merupakan sesuatu yang sangat penting dan mendasar, apalagi hal ini merupakan salah satu ukuran keimanan yang sejati. Karena itu, ketika Nabi Saw berhijrah ke Madinah, yang pertama dilakukannya adalah Al-Muakhah, yakni mempersaudarakan sahabat dari Makkah atau muhajirin dengan sahabat yang berada di Madinah atau kaum Anshar. Ini berarti, ketika seseorang atau suatu masyarakat beriman, maka seharusnya ukhuwah Islamiyah yang didasari oleh iman menjelma dalam kehidupan sehari-hari, Allah swt. berfirman, Sesungguhnya mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.” [QS Al-Hujurat (49):10] Continue reading ‘Enam Perusak Ukhuwah’

07
Feb
08

Memperbaiki diri sebelum memperbaiki sistem

Oleh: Dr. Yusuf Qaradhawi

DI ANTARA prioritas yang dianggap sangat penting dalam usaha perbaikan (ishlah) ialah memberikan perhatian terhadap pembinaan individu sebelum membangun masyarakat; atau memperbaiki diri sebelum memperbaiki sistem dan institusi. Yang paling tepat ialah apabila kita mempergunakan istilah yang dipakai oleh al-Qur’an yang berkaitan dengan perbaikan diri ini; yaitu:

“…Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keaduan yang ada pada diri mereka sendiri…” (ar-Ra’d: 11)

Inilah sebenarnya yang menjadi dasar bagi setiap usaha perbaikan, perubahan, dan pembinaan sosial. Yaitu usaha yang dimulai dari individu, yang menjadi fondasi bangunan secara menyeluruh. Karena kita tidak bisa berharap untuk mendirikan sebuah bangunan yang selamat dan kokoh kalau batu-batu fondasinya keropos dan rusak. Continue reading ‘Memperbaiki diri sebelum memperbaiki sistem’

07
Feb
08

Syarah Ushul Isyrin – prinsip pertama (bag-2)

Pensyarah: Muhammad Abdullah al-Khatib

(sambungan bagian 1)

Al-Imam as-syahid telah menjelaskan prinsip ini dan menerangkannya kepada setiap orang yang mempunyai pemahaman dalam banyak risalahnya. Beliau berkata dalam risalah Muktamar Kelima di bawah tajuk: “Islam Ikhwan Muslimin”:

“Wahai saudara, izinkan saya menggunakan ungkapan ini. Saya tidak memaksudkan bahwa Islam Ikhwanul Muslimin adalah Islam yang baru, yang bukan dibawa oleh Sayidina Muhammad saw dari Tuhannya. Saya maksudkan bahwa kebanyakan umat Islam di kebanyakan zaman telah mencabut sifat-sifat, ciri-ciri dan batas-batas dari Islam karena mengikuti kemauan masing-masing. Mereka mempergunakan kemudahan dan keluasannya secara buruk. Sedangkan kemudahan dan keluasan itu adalah mempunyai hikmah yang tinggi. Mereka banyak membelokkan dalam memahami makna Islam dan menanamkan gambaran Islam yang bermacam-macam di dalam jiwa anak-anak mereka, meskipun gambaran itu hampir, jauh atau bertepatan dengan Islam pertama yang dibawa oleh Rasulullah saw dan para sahabatnya.” Continue reading ‘Syarah Ushul Isyrin – prinsip pertama (bag-2)’

07
Feb
08

senandung dakwah

Senandung Dakwah

Hidup adalah perjuangan
Tegakkan panji kebenaran
Tanpanya hidup percuma
Hanya sesal diakhir masa
Aral rintang selalu mengadang
jadi sebuah kepastian
namun jiwa tak kenal gentar
langkah ini akan terus berjalan

karena dakwah adalah nafas kehidupan
tarbiyyah sendi perjuangan
membentuk generasi robbani
junjung tinggi kalimat illahi
takkan gentar takkan kenal ragu
walau musuh menerjang menderu
berbekal taqwa terus melaju
ridhonya jua kan dituju

duhai ayah bunda tercinta
relakan nanda pergi berjuang
dibawah naungan panji Islam
do’a restu selalu kudambakan
wahai mukmin bangkitlah ..bangkitlah
bersabar bersatu bertaqwa
kepal jarimu tegak jiwamu
kemenangan Islam kan menjelang

diambil dari album terbaru Izzatul Islam d.t.ak