Siyasatud da’wah dalam harakah islamiyah – bag (-1)

oleh: abu hasna

Bagi yang berkecimpung dalam dunia dakwah, memahami siyasatud da’wah merupakan sebuah keharusan. Ada banyak dai yang aktif berdakwah, namun tidak memahami siyasatud da’wah sehingga seperti tidak memiliki program yang jelas. Siyasatud da’wah sangat erat kaitannya dengan minhajud da’wah. Karenanya dalam suatu gerakan da’wah yang tidak memiliki manhaj, mustahil bisa ditemukan siyasatud da’wah
Terdapat pemahaman yang keliru yang berkembang dikalangan masyarakat, baik masyarakat awam maupun masyarakat yang intelek. Mereka beranggapan bahwa “siyasah” merupakan ilmu politik. Padahal siyasah disini adalah lebih pada aktifitas politik praktis da’wah dan bukan pada ilmu politik. Karena Islam memiliki pola politik sendiri yang khas yang berbeda dengan politik kebanyakan.

Siyasatud da’wah mencakup aktifitas da’wah yang dilakukan oleh para aktifis da’wah baik di sturktural maupun fungsional. Sehingga runag lingkup da’wah mencakup “pengendakian da’wah” dan “problematika-problematika da’wah”
Du’at yang mampu memahami siyasatud da’wah, maka dia akan mampu menyusun program secara terencana dan terkontrol sehingga bermuara pada kemampuan beramal jamaah yang tinggi( Isti’ah amal jama’I )

Pengertian siyasatud da’wah
Da’wah bertujuan untuk mengajak manusia ke jalan Allah yang dilakukan dengan cara yang bijaksana dan penuh hikmah. Sehingga siyasatud da’wah adalah suatu upaya optimal mendayagunakan semua sumber potensi da’wah atas dasar prinsip-prinsip yang jelas untuk mencapai tujuan tinggi dengan merealisir sasaran yang telah ditemukan.

Dengan siyasatud da’wah maka dapat dioptimalkan segala sumber daya yang ada untuk menghadapi musuh-musuh islam. Setiap du’at harus mampu melakukan pemanfaatan (intifa) potensi, baik yang dimiliki umat islam maupun musuh-musuh islam dalam perjuangan da’wahnya. Pemanfaatan potensi dari musuh-musuh islam bisa dilakukan dengan beberapa catatan :
1. Pemanfaatan itu adalah untuk kemajuan da’wah bukan sebaliknya
2. Pemanfaatan itu tidak menjual kebenaran dengan harga murah
3. Memberikan jaminan atau perlindungan bagi orang-orang kafir boleh dilakukan dengan imbalan selamatnya da’wah dan gerakan islam
4. Tidak mengkalkulasikan pertolongan Allah yang menyalahi sunatullah yang biasa berlaku
Dengan demikian siyasatud da’wah harus berdiri diatas prinsip yang tidak melanggar aqidah, fikrah, minhaj dan akhlaq islam.

Hubungan siyasatud da’wah dengan Mabadi Islamiyah
Adanya siyasah dalam berda’wah tidak berarti melarutkan diri dalam kancah politik tanpa rambu-rambu harakah. Dalam prakteknya banyak dai yang larut dalam kancah jahiliyah dengan alasan siyasatud da’wah dan ingin mengislamisasikan struktur namun malah jatuh kedalam kenistaan;menjual ayat-ayat Allah dengan harga murah. Ini karena dai tersebut tidak memiliki kekokohan mabadi al islamiyah

Seorang dai harus bebas dari motivasi-motivasi diluar mengaharap ridha Allah. Sehingga dalam siyasatud da’wah tujuan merupakan faktor yang sangat esensial. Mardhatillah adalah satu-satunya tujuan, bila tujuan menyimpang maka tidak ada gunanya siyasatud da’wah.

Patokan operasional siyasatud da’wah
siyasatud da’wah akan berjalan efektif jika ada Patokan yang khas dalam aplikasinya. Kitabullah telah memberikan isyarat bagaimana patokan itu :

Mereka akan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Dzulkarnain. Katakanlah: “Aku akan bacakan kepadamu cerita tantangnya.” Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di (muka) bumi, dan Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu, maka diapun menempuh suatu jalan ( QS. Al-Kahfi:83-85 ).

Posisi yang kokoh
adanya penentu kebijakan yang memiliki otoritas dalam menentukan segala kebijakan dalam kaitannya dengan da’wah. Posisi ini merupakan kemulian (tasyrif) dan bukan beban (taklif) yang harus dijalankan dengan segenap rasa tanggung jawab dan amanah.

Adanya potensi dan sarana
Gerakan da’wah harus mampu mempergunakan segenap potensi yang ada dengan seefektif dan seefisien mungkin. Saran ini mencakup segala potensi umat islam dan musuh-musuh islam mencakup manusia dan harta

Langkah-langkah pelaksanaan
Posisi yang kokoh dan potensi yang kuat harus direalisasikan dalam langkah pelaksanaan yang tepat dan akurat. Langkah-langkah tersebut ditentukan melalui syuro dengan menimbang kebutuhan da’wah yang ada. Perancangan da’wah harus melihat faktor sebab akibat yang berlaku dalam sunnatullah. Sedangkan pertolongan Allah (nasrullah) merupak hak Allah semata.

Di ambil dari buku strategi da’wah gerakan islam karya H. Hilmi Aminuddin dengan sedikit perubahan.

Home | Fiqh Dakwah 

About these ads
This entry was posted in Fiqh Dakwah. Bookmark the permalink.