Archive for March, 2008

24
Mar
08

Kami Selalu Bersama yang Benar… Dan Roda Zaman Selalu Berputar

Risalah dari Muhammad Mahdi Akif, Mursyid Am Al-Ikhwan Al-Muslimun
Penterjemah :Abu Ahmad

 

Dengan menyebut nama Allah, segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, shalawat dan salam selalu tercurah pada Rasulullah saw dan orang-orang mendukungnya, selanjutnya…

Kita sudah mengenal kota Mekkah sejak dahulu; kota suci dan aman, didalamnya terdapat ada dua orang yang sudah tua yang memiliki jiwa yang suci dan bersih, dan seorang bayi yang sebelumnya tidak dikenal oleh seorangpun kecuali sebagai harapan dan cita-cita yang digantungkan kepadanya. Namun kebahagiaan umat manusia muncul olehnya, membawa petunjuk kebesaran jiwa dan kekuatan akhlak yang mengiringinya melakukan kerja besar, dan dengan kecerdasannya mampu mengalahkan dua negara adidaya saat itu di bawah bendera Islam walaupun berasal dari kelompok badui yang sama sekali tidak mengenyam pendidikan dan ilmu, tidak memiliki kebudayaan yang cemerlang, itulah nabi Muhammad saw yang membawa dari satu jalan menuju dunia dan agama secara bersamaan”.

Para salafusshalih juga membawa agama yang telah diwariskan nabi dan amanah kehidupan secara hakiki, sehingga muncul kemukjizatan besar, tidak ada kemukjizatan terbesar dan menakjubkan kecuali dari golongan yang ummi mampu menelurkan para ulama dan pemimpin, dan bahkan memberikan kebahagiaan jamaah dan personal, Arab yang memimpin kerajaan kisra (raja Yaman) dan kaisar (raja Romawi), sosok yang melakukan rekonstruksi untuk kebaikan umat yang dikeluarkan untuk manusia. Continue reading ‘Kami Selalu Bersama yang Benar… Dan Roda Zaman Selalu Berputar’

24
Mar
08

Khilafiyah, bukankah kebenaran hanya satu ??

artikel ini kami ambil dari rubrik ustadz menjawab situs eramuslim.com 

Pertanyaan  

Ustadz yang dirahmati ALLOH,

Bagaimana kita harus memandang masalah khilafiyyah, bukankah kebenaran itu hanya satu?, maksud ana, kalaupun di antara hal yang menjadi khilaf itu -katakanlah semua benar- bukankah di antaranya keduanya ada nash yang paling kuat, ambil contoh isbal di mana Ibnu Hajar dan Syaikh Bin Baz berselisih, dengan contoh tersebut bukankah ada nash paling kuat?, dan kewajiban kita mengikuti nash yang paling kuat itu.

Mohon penjelasannya.

JazakumuLLOH,

Mas Wiryo
Jawaban

Assalamu ‘alaikum waramatullahi wabarakatuh,

Kalau kita bicara pada konteks aqidah Islam yang bersifat asasi dan fundamental, maka prinsipnya kebenaran memang hanya ada satu. Pada masalah fiqhiyah yang bersifat qathi’i dan menjadi ijma’ para ulama, kebenaran memang hanya ada satu.

Namun ketika kita memasuki wilayah furu’ (cabang), kebenaran bisa menjadi banyak, karena pengaruh bias dalil yang ada. Boleh jadi nash atau dalil teks yang digunakan sama, namun cara mengambil kesimpulannya berbeda. Seperti dalam masalah quru’, yaitu masa iddah seorang wanita yang ditalak suaminya. Bahkan terkadang ada beberapa nash dalil yang keshahihannya diperselisihkan, seperti masalah shalat tasbih. Continue reading ‘Khilafiyah, bukankah kebenaran hanya satu ??’

24
Mar
08

Syaikh Yassin antara Qiyadah dan Fitnah Harta

Oleh : H. Ferry Nur, S.Si, ( Sekjen Kispa )

Syekh Yasin, nama lengkapnya Syekh Ahmad Ismail Yasin lahir tahun 1938 di desa Al-Jura, sebelah selatan kota Gaza, syahid pada saat sedang puasa sunah Senin- Kamis, hari Senin, 1 Shafar 1425 H/ 22 Maret 2004 M karena dihantam rudal penjajah Zonis Israel setelah melaksanakan sholat subuh berjama’ah di masjid Al-Mujama’ Al-Islami, Gaza

Syekh Ahmad Yasin merupakan tokoh spiritual gerakan Hamas, Qiyadah/ pemimpin bagi pejuang dan rakyat Palestina melawan penjajah Zionis Israel.

Walaupun usianya uzur, kondisi tubuhnya lumpuh dari leher hingga ujung kaki, setiap hari harus menggunakan kursi roda, tidak menghalangi beliau untuk berdakwah, memimpin dan membina umat, rakyat Palestina khususnya di Gaza. Continue reading ‘Syaikh Yassin antara Qiyadah dan Fitnah Harta’

05
Mar
08

Muhammad Sayyid Sabiq: Al Albani ikut Merekomendasi Fikih Sunnah

Tak ada perselisihan antara Syeikh Sayyid Sabiq dengan Syeikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani menyangkut Kitab Fikih Sunnah. Tak sekedar itu, semasa hidup, almarhum Syeikh Al Albani bahkan merekomendasikan kitab Fikih Sunnah. “Bahkan Syeikh Al Albani menyatakan bahwa buku tersebut bagus, dan beliau merekomendasikan, agar buku ini banyak dibaca,“ ujar Muhammad Sayyid Sabiq, putra almarhum Syeikh Sayyid Sabiq.

Muhammad, putra ulama Mesir, Syeikh Sayyid Sabiq, yang juga penulis kitab Fikih Sunnah, berkunjung ke Surabaya. Kedatangan Muhammad Sayyid Sabiq ke Surabaya di sela-sela kehadirannya di Islamic Book Fair di Jakarta. Dalam diskusi di toko buku Halim, Surabaya siang ini, Muhammad Sayyid Sabiq menjelaskan seputar Kitab Fikih Sunnah yang selama ini banyak disalah tafsirkan beberapa pihak.

Menurut Muhammad, almarhum Syeikh Sayyid Sabiq memilih judul Fikih Sunnah untuk karya beliau justru untuk menggabungkan antara fikih dan sunnah.

”Sayyid Sabiq ingin menggabungkan antara fikih dan sunnah, dan mengambil kesimpulan hukum merujuk kepada Al-Quran dan Sunnah,” ujarnya. Continue reading ‘Muhammad Sayyid Sabiq: Al Albani ikut Merekomendasi Fikih Sunnah’