Archive for the 'Indonesia' Category

23
Jan
09

We will not go down ..

intifadah6

We will not go down .. In the night, without a fight
We will not go down .. In Gaza tonight

Lagu ini sangat cepat menyebar, mendunia, termasuk di Indonesia. Sang pencipta dan komposer lagu yang membuat orang merintih dan menangis ini adalah Michael Heart. Pria bernama asli Annas Allaf ini merelakan lagunya untuk diunduh secara gratis, namun dia menganjurkan orang-orang sejagat untuk memberi donasi kepada warga Palestina.

Michael Heart lahir di Syiria. Kehidupannya sangat berwarna, bernuansa multikultural karena dia hidup dan besar di berbagai negara. Lahir di Syiria, besar di Swiss dan Austria, serta Timur Tengah dan saat ini tinggal di Los Angeles, Amerika Serikat.

Dalam profil pribadi di situs Michael Heart, www.michaelheart.com, tak dijelaskan apa agama dari sang musisi. Yang jelas, dia benar-benar sangat pilu melihat jatuhnya banyaknya korban tewas dan luka-luka akibat agresi Israel, terutama anak-anak dan perempuan. Memang, kasus krisis Israel-Palestina, dipandang bukan masalah agama, namun krisis kemanusiaan, meski mayoritas korban adalah kaum muslim. Continue reading ‘We will not go down ..’

05
Mar
08

Muhammad Sayyid Sabiq: Al Albani ikut Merekomendasi Fikih Sunnah

Tak ada perselisihan antara Syeikh Sayyid Sabiq dengan Syeikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani menyangkut Kitab Fikih Sunnah. Tak sekedar itu, semasa hidup, almarhum Syeikh Al Albani bahkan merekomendasikan kitab Fikih Sunnah. “Bahkan Syeikh Al Albani menyatakan bahwa buku tersebut bagus, dan beliau merekomendasikan, agar buku ini banyak dibaca,“ ujar Muhammad Sayyid Sabiq, putra almarhum Syeikh Sayyid Sabiq.

Muhammad, putra ulama Mesir, Syeikh Sayyid Sabiq, yang juga penulis kitab Fikih Sunnah, berkunjung ke Surabaya. Kedatangan Muhammad Sayyid Sabiq ke Surabaya di sela-sela kehadirannya di Islamic Book Fair di Jakarta. Dalam diskusi di toko buku Halim, Surabaya siang ini, Muhammad Sayyid Sabiq menjelaskan seputar Kitab Fikih Sunnah yang selama ini banyak disalah tafsirkan beberapa pihak.

Menurut Muhammad, almarhum Syeikh Sayyid Sabiq memilih judul Fikih Sunnah untuk karya beliau justru untuk menggabungkan antara fikih dan sunnah.

”Sayyid Sabiq ingin menggabungkan antara fikih dan sunnah, dan mengambil kesimpulan hukum merujuk kepada Al-Quran dan Sunnah,” ujarnya. Continue reading ‘Muhammad Sayyid Sabiq: Al Albani ikut Merekomendasi Fikih Sunnah’