
Oleh: Ust. Mashadi
Betapa, sekarang kita menyaksikan umat, yang tak lagi memiliki ghirah (kecemburuan ), seakan menjadi hamba yang tak mengenal akan Rabbnya.
Maka, ketika din (agamanya) diperangi, dihinakan, dilecehkan, didustakan oleh orang-orang kafir, tak sedikitpun ada ghirah dalam diri mereka.Hati, pendengaran dan mata mereka tertutup. Sehingga, tidak ada rasa keinginan melawan, memusuhi orang-orang kafir, yang terang-terangan telah memusuhi Allah, Rasulnya, dan Kitabnya.
Ghirah adalah kecemburuan yang berakar dari agama, atau ketersinggungan, karena agamanya didurhakai yang ada dalam hati seseorang. Ghirah merupakan unsur jiwa untuk menjaga kehidupan dan keshalihan hati.