Lelaki satu umat

Perjuangan paling cemerlang, pengorbanan paling cemerlang, jihad paling cemerlang dan kesyahidan paling cemerlang. Kesyahidan Syekh Ahmad Yasin menjadi kenangan paling dalam karena mampu mengembalikan “rambu-rambu perjuangan” beliau dari penyimpangan pemikiran dan politik yang kerap menghinggapi banyak orang dalam fase-fase tertentu, terutama jika berinteraksi dengan barat.

Di tahun ke-7 kesyahidan beliau, akal dan hati mengingatkan pelajaran tentang besarnya tantangan yang pernah menghadang beliau. Ia bukan sekadar kenangan, kenangan lelaki satu umat, pimpinan dan syekh dua Intifadhah, pemimpin robbani, pemimpin penggagas Asy-Syahid Syekh Ahmad Yasin, rahimahullah; seorang lelaki lumpuh namun mampu membangkitkan satu bangsa dengan lisannya yang fasih dan suaranya yang tegas, tekadnya yang membaja, semangatnya yang menyala-nyala yang tidak kenal seharipun untuk lentur, mundur.

Imam Yasin telah membentuk satu generasi yang dididik dengan nilai kesetiaan, loyalitas, pengorbanan, cinta negeri, memprioritaskan orang lain, hanya dalam beberapa tahun.

Syekh Yasin mengingatkan hari-hari perjuangan yang penuh berkah, halaqah (serial pengajian) masjid yang sederhana namun dengan menjalar di seluruh di dunia untuk mengikutinya. Pengajian-pengajian yang melahirkan generasi Al-Quran, jihad dan pejuang akidah yang membawa amanah memperjuangkan prinsip dan hak-hak bangsa Palestina yang tangguh dalam mengibarkan bendera ketegaran dan menghadang rencana-rencana zionis Israel terhadap bangsa kita.

Generasi itu akhirnya menjadi diperhitungkan dalam menentukan Palestina, Arab dan dunia Islam. Tak heran bila Israel dan penganut kemunafikan Arab berusaha menghabisinya dari peta kehidupan.

Beliau pernah menelurkan gagasan mendirikan Negara Palestina di perbatasan jajahan tahun 1967 tanpa mengakui Israel yang akhirnya menjadi rujukan politik Palestina. Di bidang jihad, beliau menjadi “symbol otentik” bagi kelompok perlawanan. Dalam bidang hubungan dan interaksi, beliau adalah penyatu dan penyentu hari masyarakat. Dalam bidang kerja dan perjuangan serta dakwah, beliau adalah puncak menaranya dimana akhirnya beliau menjemput kesyahidannya dalam pejuangan ini.

Israel meyakini kematian Syekh Yasin akan melumpuhkan Hamas dan aktivitasnya. Namun terbukti kesyahidan beliau justru Allah menghidupkan satu generasi secara utuh dan membangunkan banyak orang yang lalai dari tanggungjawab terhadap Palestina. Kesyahidan beliau adalah terbukannya titik terang bagi bangsa Palestina untuk melawan dan mengembalikan hak-haknya dari penjajah Israel.

Revolusi bangsa Arab saat ini adalah karena terinsipirasi Syekh Yasin yang mengajarkan untuk memerangi rezim yang zhalim dan angkara murka.

Syekh Yasin mengajar ketegaran kepada kita dalam menghadapi penjajah Israel. beliau dengan lantang menantang Israel tanpa rasa gentar.

Kini jutaan bangsa Palestina, bangsa Arab dan Islam napak tilas perjuangan, jihad, pengorbanan Syekh Yasin demi kebaikan umat.

sumber: infopalestina.com

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.