Taujih Kemenangan PilGub Jabar oleh anis matta

Ringkasan taujih Presiden PKS anis matta ( Kamis, 28/2/2013 ) di Bandung…

1.  Anis Matta mengucapkan selamat kepada seluruh kader PKS Jabar yang telah memenangkan Pilgub Jawa Barat, kemenangan yg sangat berarti. Kemenangan Pilgub Jawa Barat telah mengembalikan kepercayan diri kader, bahwa PKS mampu bangkit dari masalah. Menunjukkan bahwa PKS semakin kuat.pengangkatan-anis-matta-sebagai-presiden-pks-001-iqbal-s-nugroho

2.  Ada banyak cerita menarik dari daerah-daerah, pada malam sebelum pencoblosan. Di Jatim, kader melakukan mabit untuk mendo’akan perjuangan ikhwah di Jabar. Ketika besoknya menyaksikan  pasangan Aher-Deddy Mizwar menang dalam quickcount, kader Jatim menangis haru, sementara di Maluku Utara mereka pesta ke jalan. Kemenangan Jabar memberikan harapan, karena Maluku Utara juga akan menghadapi Pilkada. (Ust Abdul Ghani Kasuba maju pilgub -ed).

3. Ada berbagai tafsir akan kemenangan ini, dan kita harus pandai belajar dari prosesnya. Jabar bukan sesuatu yg buruk untuk diceritakan. Maka dokumentasikan proses kemenangan ini untuk jadi bahan inspirasi saudara2 kita, dan penerus kita.

4. Ketika Jokowi menang di DKI, ada banyak tafsiran mengapa Jokowi bisa menang, dan apapun tafsirannya? itu benar! nyatanya jokowi menang. Tetapi bagi kita, ada satu panduan dhowabit untuk menafsirkan kemenangan, yaitu ayat “huwalladzi ayyadaka binashrihi wabil mu’miniin” (Dialah yang memperkuatmu dengan pertolongan-Nya dan dengan para mukmin – QS 8:62)

5. Ketika kita mengahadapi fitnah terkait LHI, banyak kader yang takut keluar rumah, karena pasti akan banyak pertanyaan dari masyarakat. Banyak kader yang tidak enak makan, galau dengan keadaan ini, TAPI satu hal yang pasti. Jangan pernah membiarkan orang lain menentukan nasib kita, tidak perorangan, tidak pula lembaga. Biarlah kita sendiri yg menentukannya.
6. Ayat Allah ttg makar diletakkan pada konteks iman kpd takdir. Artinya Allah yang akan menghadang makar-makar musuh. Yang menang dalam perang bukanlah yg paling banyak membunuh, tetapi yg bertahan hidup lebih lama, Partai kita ingin hidup lebih lama.
“Pukulan yang tidak mematikanmu, itulah yg akan memenangkanmu”.

7. Dalam menafsirkan kemenangan, ada dhowabit aqli dan dhowabit naqli, selain basis syar’i ada basis scientific yg mendasari sbg referensi. Kader di Jabar harus menargetkan menjadi Partai terbesar di Jawa Barat, krn kita harus menciptakan tantangan yg menarik untuk ditaklukkan.

8. Ciptakan sejarah yang enak dibaca oleh keturunan kita, sebagai alasan mereka bangga dengan kita. Maka sangat layak bagi kader kota Bandung, setelah menang Gubernur, juga bisa menjadi Partai no 1, juga merebut Walikota!!

9. Ada 3 sumber pengetahuan: turats fiqh siyasi, buku politik modern, dan pengalaman dalam berpolitik. Warisan Fiqh Siyasi (turats fiqh siyasi) ditulis para ulama dalam kondisi Islam telah mencapai titik idealnya, ditulis sbg jawaban atas pertanyaan Umaro. Karenanya kita tidak akan membaca ttg bagaimana proses persaingan politik di dalamnya, ttg black campaign dll. Maka kita harus membaca referensi buku politik modern dan belajar mendokumentasikan pengalaman 15 tahun berpolitik.

10. Politik itu memiliki dua sisi secara bersamaan: berhubungan dg TUJUANnya dan berhubungan dg PROSESnya. Politik dari tujuannya adalah sesuatu yg mulia, krn itu menjadi sesuatu yg menarik dan ideal untuk membicarakannya.

11. Lembaga negara itu bersifat massive, memiliki ‘efek pengganda’. Kebaikan yg dihadirkannya berdampak luas dan banyak. Setiap ideologi butuh negara agar dapat mensosialisasikan ideologinya, dan ketika banyak orang memili target merebut negara, maka, disinilah akan terjadi kompetisi, konflik dst. Pada tataran ini adalah tataran proses yg seringkali kita lihat politik itu tdk ideal. Bahkan proses politik kita lihat cenderung kejam, inilah yg harus kita fahami dan siap menghadapinya.

12. “Tren Pembunuhan Karakter Pemimpin Muda” sedang terjadi di Indonesia, ini sesuatu yg biasa dlm politik, bahkan di negara Mesir yg terjadi adalah pembunuhan orang-orangnya. Sifat proses politik yg keras ini hrs kita fahami.

13. Dalam fiqh siyasah Syarat Imam ada 5 (diluar konteks iman) yaitu Ilmu, Mujtahid, Cerdas scr politik, keberanian, dan sifat Pembela. Maka sebagai poitikus, kita harus memiliki karakter ‘Alim juga Muharrik sekaligus.

14. Sy menyarankan antum membaca buku “Geopolitics of Emotions” yg menyampaikan bahwa yg kita kelola adalah Public Mood, tiap wilayah berbeda. Public Mood itu adalah sesuai dengan apa yg kita ciptakan, maka yg paling dijaga ketika PKS mendapat fitnah adalah Bagaimana Caranya ‘menjaga Mood Kader’ agar tetap solid, menjaga ukhuwah, dan tetap bekerja bersungguh-sungguh.

15. Tanda2 kemenangan itu adalah ketika ada Sakinah Qolbiyah, seperti yg antum rasakan ketika memasuki bilik TPS kemarin di Pilgub Jabar.
Allohu A’lam

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.