Siap Menang, Tidak Siap Kalah.

Rieke-Teten

Bagaimana komentar mereka yg siap menang tapi tidak siap kalah ketika berkompetisi ??

Tim Pemenangan ESJA(Effendi Simbolon-Djumiran Abdi) dan Partai Persatuan Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengklaim telah menemukan berbagai jenis pelanggaran yang dilakukan pasangan Ganteng (Gatot Pujonugroho-Tengku Ery Nuryadi) sebelum dan saat pemungutan suara. Menurut perhitungan real count (perhitungan langsung) ESJA klaim unggul 32 persen dan Ganteng 29,7 persen. (tribunnews.com).

Ketua Tim Pemenangan Pasangan Gus Irawan Pasaribu-Soekirman (Gusman) Haris Siregar menilai pelaksanaan pemilihan Gubernur Sumut 7 Maret 2013 buruk. Panitia pelaksana juga dituding tidak bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya. “Sembari menunggu hasil pengumuman KPU, sampai saat ini kami masih mendalami dan mengevaluasi permasalahan yang timbul di lapangan,” ujarnya saat menggelar Konferensi Pers di Gusman Center, Sabtu (9/3/2013). ( tribunnews.com )

Tim sukses pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki bersikeras menolak hasil perhitungan sementara Quick Count Pemilu Jawa Barat karena menemukan banyak keganjilan dalam proses Pilkada Jabar, seperti penggunaan bansos jelang Pilgub, adanya pengalihan suara, dan berbagai bentuk kecurangan lainnya. “Dengan ini, kami menolak semua hasil KPU,” ujar Tim pemenangan Pilgub Jawa Barat PDIP TB Hasanudin di Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (1/3/2013).  ( detik.com )

PDI Perjuangan menemukan beberapa indikasi kejanggalan pada saat masa kampanye Pilgub Jabar 2013. Salah satunya adalah yang dilakukan incumbent Ahmad Heryawan. Aher diduga telah lebih dulu mencairkan uang bantuan desa sebesar Rp 4,5 miliar. Ketua Pelaksana Tugas (Plt) PDIP Jabar Tubagus Hasanudin mengaku bahwa pencairan uang bantuan ke setiap desa Rp 100 juta per-desa terkesan dipaksakan. Dalam ketentuan bahwa dana bantuan tersebut bisa dilakukan pada quarter. ( itoday.co.id ).

T E R L A L U …

hidayatnur250Hal ini berbeda dengan sikap Hidayat nurwahid ketika kalah dalam kompetisi pilkada DKI beberapa waktu yang lalu. seperti yg kami kutip dari portal tempo.co

Secara pribadi Hidayat memberi selamat kepada Jokowi. Hidayat berharap Jokowi, seandainya menjabat nanti, tetap independen dan bisa membebaskan diri dari intervensi partai. “Semoga bisa independen seperti yang dicitrakan selama ini,” katanya. ( tempo.co )

* by admin@jalurgaza

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Siap Menang, Tidak Siap Kalah.

  1. Sports says:

    Inilah politisi Indonesia mas bro ^_^

Comments are closed.