Ahmad Syaikhu, Wakil Walikota Bekasi 2013-2018

Akhmad_Syaikhu_3Hari ini ahad 10 maret 2013, Ust Ahmad Syaikhu, dilantik jadi Wakil Walikota Bekasi dalam sidang paripurna istimewa DPRD, di gedung DPRD Jl. Chairil Anwar, Kota Bekasi.

Bagi Kader PKS yang murah senyum ini, pelantikanya sebagai wakil walikota Bekasi adalah peristiwa bersejarah dan menyenangkan, wabil khusus bagi keluarga besar Ahmad Syaikhu dan kader-kader PKS.

Bersejarah, karena bagi Ahmad Syaikhu, pelantikan ini dilaksanakan bertepatan dengan HUT Kota Bekasi ke 16 tahun. Mudah-mudahan semangat patriotisme pejuang kemerdekaan Bekasi dapat mengilhaminya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat kota Bekasi.

Pelantikan ini semakin memiliki makna penting bagi kader PKS. Sebab, sebelumnya Ahmad Syaikhu pernah mencalonkan diri sebagai calon walikota pada Pilkada 2008, namun gagal memenangkan pemilihan tersebut. Yang tampil sebagai pemenang saat adalah pasangan Mohtar Muhamad- Rahmat Effendi. Sementara pasangan Ahmad Syaikhu-(alm) Kamaludin, harus mengakui kekalahannya.

Meski ia kalah dalam Pilkad 2008, tak membuat kader PKS ini lantas berputus asa. Dalam Pilkada 2012, ia kembali diusung PKS untuk maju merebut kursi kekuasaan di Kota Bekasi. Tapi kali ini bukan sebagai walikota tapi wakil meski sesungguhnya PKS memenuhi syarat untuk calon walikota.

Tapi dengan berbagai pertimbangan politis, PKS malah mengusung Ahmad Syaikhu berpasangan dengan Rahmat Effendi yang pernah menjadi rival dan mengalahkannya dalam Pilkada tahun 2008.

Saat itu banyak kalangan yang mempertanyakan sikap PKS yang mau menjadi calon wakil walikota, padahal PKS sangat memenuhi persyaratan baik menurut undang-undang maupun keputusan KPU untuk maju sendirian sebagai calon walikota Bekasi.

Tak banyak masyarakat yang tahu apa yang menjadi pertimbangan untuk mengambil keputusan dengan menetapkan Ahmad Syaikhu sebagai calon wakil Walikota Bekasi. Tapi strategi PKS itu membukti jika Ahmad Syaikhu yang pernah menduduki jabatan sebagai wakil Ketua DPRD di Kota Bekasi, berhasil memenangkan pemilihan walikota bersama bekas rivalnya Rahmat Effendi.

Banyak kalangan yang berharap pasangan ini dapat menuntaskan tugas-tugasnya hingga akhir masa jabatan. Sebab, sebelumnya pasangan Mohtar Mohamad, terpaksa bubar akibat munculnya kasus korupsi.

Penyelesaian tugas hingga akhir masa jabatan ini peting artinya untuk menghindari anggapan sementara orang bahwa PKS mau menjadi wakil dengan harapan ditengah jalan walikotanya berhenti karena sesuatu hal, lalu jabatan walikota berpindah ke wakil. “Anggapan itu harus ditepis dengan menyelesaikan tugas hingga akhir masa jabatan.”

Riwayat singkat Ahmad Syaikhu:

H.Ahmad Syaikhu, lahir di Cirebon 23 Januari 2013. Kini anggota DPRD Jawa Barat. Sebentar lagi akan dilantik jadi Wakil Walikota Bekasi. Ia kini tinggal di Jati Makmur Kota Bekasi.

Ahmad Syaikhu kecil, pernah menepuh pendidikan di SD Lemah  Abang II Cirebon, dilanjutkan ke SMPN Sindang Laut, lalu SMA juga di Sindang laut, Cirebon Jawa Barat. Lulus dari SMA iapun melanjutkan pendidikan di STAN Jakarta. Tak mudah orang untuk masuk perguruan tinggi STAN ini. Tapi  Ahmad Syaikhu bukan hanya berhasil masuk menjadi mehasiswa di STAN, tapi juga ia terpilih sebagai pengurus senat mahasiswa.

Lulus dari STAN, ia dipercaya untuk menduduki jabatan sebagai fungsional  sebagai auditor BPKP dari tahun 2009-2004.

Ia memulai karirnya di dunia politik ketika ia bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera tahun 2004. Pada pemilihan legislatif tahun 2004, ia terpilih sebagai anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS. Lalu PKS Fraksi PKS mempercayainya untuk menjadi wakil Ketua DPRD Kota Bekasi dengan Ketua DPRDnya Rahmat Effendi.

Pada pemilihan legislatif 2009-2014, lagi lagi ia dicalon PKS untuk jadi anggota legislatif. Tapi kali ini ia dicalonkan untuk legislatif Jawa Barat di Bandung. Ternyata masyarakt mempercaiyai dan ia terpilih jadi anggota DPRD Jawa Barat periode 2009-2014.

Kini anak Cirebon ini dilantik jadi wakil Walikota Bekasi. Mudah-mudahan ia lebih amanah, dan yang terpenting jangan sampai ikut menyusul sejumlah kepala derah yang berurusan dengan KPK karena korupsi.

Selamat menjalankan tugas semoga tetap amanah, jujur-bersih dan berani

sumber: dakta.com

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.