Gedung Setneg terbakar apa dibakar ?

141030Peristiwa kebakaran yang menimpa Kantor Sekretariat Negara (Setneg), Kamis (21/3) sore lalu, disesalkan banyak pihak. Pasalnya, banyak dokumen milik negara, termasuk dokumen kasus Century, disimpan di gedung itu. Jika sampai dokumen tersebut ikut terbakar, maka proses pengungkapan kasus yang merugikan keuangan negara sebesar Rp6,7 triliun itu akan semakin sulit.
“Saya berharap kejadian kebakaran di Gedung Setneg tersebut tidak menyebabkan hilangnya dokumen penting negara,” tegas politisi PKS ini kepada Licom di Jakarta, Jum’at (22/03/2013)
Menurut Indra, terbakarnya Gedung Setneg yang berada di dalam kompleks Istana Negara merupakan insiden yang buruk dan memalukan. Kebakaran Gedung Setneg itu menunjukkan lemah dan rapuhnya sistem keselamatan dan keamanan yang ada di kompleks Istana Negara.
“Apabila kompleks Istana Negara merupakan objek super vital, api berkobar begitu besar dan lama dipadamkan, apalagi areal-areal lainnya dari  sabang sampai meroke. Sebegitu rapuhnya kah negara besar bernama Indonesia ini? Apa kata dunia melihat kerapuhan ini?,” tandasnya.
Lebih lanjut, Indra menjelaskan bahwa  kenyataannya objek paling vital di negeri ini terbakar begitu saja. Karena itu tidak aneh apabila muncul pertanyaan apakah gedung Setneg terbakar atau dibakar?
“Tidak aneh apabila ada yang berasumsi atau menduga-menduga  bahwa terbakarnya Gedung setneg merupakan  kesengajaan. Cukup beralasan apabila ada yang menduga bahwa berkobarnya api di Gedung Setneg dalam rangka menghilangkan jejak/bukti skandal bailout bank century, dan berbagai asumsi-asumsi liar lainnya,” tandasnya
Agar asumsi liar atau praduga-praduga  tersebut  terlokalisir dan terjawab denga tuntas, tandasnya lagi, “Saya mendesak Polri untuk menyelidiki penyebab kebakaran di Setneg dengan independen dan transparan. Selain itu untuk membantah praduga-praduga  negatif yang terus berkembang di publik.

“Saya mendesak agar Sekretaris Negara mengumumkan dan memastikan bahwa seluruh dokumen, rekaman, risalah rapat, catatan, dan surat-menyurat terkait denga latar belakang mengenai bantuan bailout Bank Century 6,7 Triliun & lahirnya Perpu no 4 tahun 2008 mengenai kebijakan soal bailout Bank Century, aman dan tidak terbakar/tidak hilang. (lensaindonesia)

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.