Mahfudz Shiddiq: Semakin terbaca kalau kasus LHI akan “digoreng-goreng”

MAHFUDZ SIDIKKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan tersangka kasus dugaan suap pengaturan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian, Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU).

KPK akan segera melakukan penyitaan terhadap aset-aset milik Luthfi Hasan Ishaaq yang diduga terkait TPPU. “Kita sedang telusuri aset-aset LHI yang diduga terkait TPPU, kalau ada penyitaan akan disampaikan,” kata juru bicara KPK, Johan Budi SP dalam jumpa pers di kantor KPK, Jakarta, Selasa (26/3)

Sementara itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merasakan ada yang aneh dengan penetapan Luthfi Hasan Ishaaq menjadi tersangka kasus pencucian uang. PKS menuding KPK menggoreng-goreng kasus Luthfi.

“Semakin terbaca kalau kasus memang akan “digoreng-goreng” sedemikian rupa oleh KPK,” jelas Wasekjen PKS Mahfudz Siddiq dalam keterangannya, Selasa (26/3/2013).

Mahfudz menilai, awalnya Luthfi ditangkap karena dugaan menerima suap. Tapi malah dikembangkan menjadi kasus pencucian uang. PKS pun menilai ada sesuatu dengan kasus itu.

“Biar publik yang menilai proses ini. PKS tetap sepenuhnya menyerahkan advokasi kasus ini kepada tim pengacara yang sudah ditunjuk,” jelasnya. (dtk/Rol)

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.