Tanggapi pernyataan Yenny Wahid, Hak Politik Seseorang Tidak Bisa Diintervensi

1703242-yenny-wahid-620X310Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ikut angkat bicara soal pernyataan Yenny Wahid agar pendukungnya  tidak memilih PKS. Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta tidak mempersoalkan pernyataan Yenny Wahid tersebut.

“Kita tidak ada masalah dengan statement Yenny Wahid tersebut,” kata Anis di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu.

“Silaturahmi dengan kiai NU tetap kita jalin, sehingga kesalahpahaman dapat diminimalisir. Istilah aswaja (ahlus sunnah wal jama’ah) milik semua umat Islam bukan hanya milik NU,” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris fraksi PKS Abdul Hakim, “Pilihan politik seseorang, hak yang tidak bisa diintervensi oleh siapapun”.

Ia pun yakin ajakan Yenny Wahid tidak efektif. Pasalnya, rakyat sudah dewasa dalam menentukan sikap politiknya. Abdul Hakim juga mengatakan PKS akan terus bekerja untuk rakyat dan negara. “Kebencian seseorang tidak akan pernah bisa meruntuhkan dan mengerdilkan PKS kami akan terus berbakti kepada nusa dan bangsa demi meraih cinta sejati,” tukasnya.

Sementara itu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menuding Yenny Wahid hanya melakukan propaganda hitam dengan melarang kader Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) masuk sebagai kader PKB.

“Ini saya rasa hanya propaganda hitam Yenny Wahid. Saya tegaskan Yenny Wahid itu sebenarnya tidak punya kader (pengikut). Dia sama sekali tidak membawa gerbong Nahdliyin,” ujar anggota Lembaga Pemenangan Pemilu PKB, Irwan Suhanto, usai diskusi di Taman Ismail Marzuki, Rabu (17/4/2013). (oke/komp/trib)

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.