Pemerintah Haniyah Minta Dukungan Arab untuk Orang Palestina

ismail-haniyehPemerintah Palestina di Gaza meminta Liga Arab dan berbagai komisinya untuk melaksanakan tanggung jawab moral, hukum dan Arabnya, serta mendukung rakyat Palestina dalam menjaga tanahnya, harta benda miliknya dan hak kekalnya dalam menentukan nasibnya.

Senin (3/6) pagi, pemerintah penjajah Zionis mengumumkan keputusannya mengusur 370 acre tanah pertanian milik warga Palestina dan menyerahkan perintas resmi untuk itu kepada desa desa Awarta, yang menjarget tanah di desa Awarta dan Rojib di timur kota Nablus.

Departemen urusan luar negeri Palestina dalam pernyataannya menegaskan pihaknya melihat dengan serius atas semua perilaku dan langkah-langkah Zionis yang bertujuan menggusur tanah Palestina di kota Nablus untuk kepentingan permukiman Yahudi Itamar yang terlihat mengalami perluasan yang belum pernah terjadi sebelumnya selama beberapa bulan terakhir.

Tindakan penjajah Zionis menggusur tanah Palestina ini dinilai sebagai bagian dalam konteks proyek besar pembangunan permukiman, petunjuk utamanya adalah menghapus identitas Arab dan Islam di seluruh pernjuru wilayah historis Palestina.

Seluruh rakyat Palestina di Nablus diminta agar berpegang teguh mempertahankan hak-hak mereka, harta kekayaan mereka dam mengakar di tanah mereka. Demikian juga seluruh rakyat Palestina di luar negeri, mereka haru bahu membahu dengan saudara-saudaranya di tanah pendudukan untuk mengembalika hak-haknya yang terampas.

Pemerintah Palestina di Gaza meminta seluruh negara Arab dan Islam untuk menggunakan kewenangan dan pengaruh yang dimilikinya untuk melakukan tekanan di forum-forum internasional, guna mengaktifkan masalah isu Palestina dan memaksa penjajah Zionis untuk komitmen pada keputusan lembaga-lembaga internasional dan kaedah-kaedah hukum inernasional. ( infopalestina )

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.