Mesir dan Suriah tidak menentu, Tembok Al Aqsha kembali runtuh karena penggalian

masjid-al-aqsaKondisi terkini di Timur tengah semakin gawat dan memprihatinkan pasca pembantaian terhadap para demonstran di dua medan demo terbesar di kota Cairo (  Nahdah dan Rabea Al Adawea ) di susul penengkapan para petinggi  IM.

Begitupun di Suriah, Rakyat sipil kembali menjadi korban kebiadaban tentara rezim basyar setelah senjata kimia membunuh secara massal rakyat sipil disekitar Damaskus.

Sementara itu, kondisi terkini dari palestina seperti kami kutip dari situs http://www.worldbulletin.net, beberapa bagian disekitar dinding barat Masjid Al-Aqsa di Yerusalem kembali runtuh Selasa malam. Menurut seorang saksi mata, peristiwa runtuhnya tembok terjadi di dekat gerbang AL Bab Al Silsilah di bagian barat Masjid Al-Aqsha.

“Ini adalah runtuhnya kedua dekat dinding barat dalam waktu 5 tahun,” kata Cum’a Usayle, seorang saksi mata.

“Keruntuhan telah menyebabkan lubang yang dalam di sana. Hal ini berbahaya bagi Masjid Al-Aqsa. Ini menimbulkan bahaya terutama bagi anak-anak dan perempuan.”

Gerbang Bab Al-Silsilah merupakan salah satu pintu masuk menuju  kompleks Masjid Al-Aqsha di mana di bawah gerbang itu terdapat aktivitas penggalian  Israel yang menghubungkan akses menuju tembok sebelah barat Masjid Al-Aqsha, tembok  Al-Buraq yang menurut klaim  Israel bernama tembok ratapan tempat umat yahudi untuk melaksanakan ritualnya

Yaysan Al-Aqsa Foundation dan Organisasi Warisan Budaya Dunia menuduh Israel membuka jalan untuk menghancurkan Masjid Al-Aqsa dengan membangun pemukiman baru dan menggali puluhan terowongan.

Sejauh ini, tidak ada tindakan pencegahan keamanan yang telah diambil oleh para pejabat Israel di sekitar kawasan itu. Bahkan,  tidak ada pernyataan resmi yang dikeluarkan Israel mengenai peristiwa tersebut.

 

*@dmin jalurgaza.wordpress.com

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.