KH Muhyiddin: MNC Group Lobi MUI untuk Muluskan Ajang Miss World dengan Imbalan

230813174440_menolak-miss-world-230813-uz-1Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengakui beberapa waktu yang lalu ada tawaran dari MNC Grup untuk memuluskan pelaksanaan Miss World 2013 di Indonesia.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, KH Muhyiddin Junaidi, mengakui memang ada lobi untuk memuluskan ajang Miss World 2013 di Indonesia dengan iming-iming imbalan dari MNC Grup ke MUI dan beberapa pengurus MUI. ”Namun, tawaran itu tegas kami tolak,” ujarnya, dikutip dari Republika, Selasa (27/8/2013).

Beberapa tawaran itu, jelas dia, di antaranya pertama, pemberian fasilitas jaringan Indovision gratis selamanya kepada seluruh jaringan kantor MUI dari pusat hingga daerah, serta sekolah madrasah dan pesantren yang masuk dalam jaringan MUI di seluruh Indonesia.

Kedua, beberapa pengurus MUI pusat yang semuanya ulama itu dijanjikan jabatan akan menjadi Dewan Pengawas Syariah (DPS) di MNC Grup. Ketiga, pengurus MUI akan dijadikan penasihat di balik layar, untuk penyelenggaraan Miss World yang akan digelar September mendatang. “Kami tegas menolak dan kami katakan tawaran yang Anda berikan itu salah alamat,” katanya.

Walaupun pada saat itu dijelaskan alasan dan dampak positif diselenggarakannya Miss World di Indonesia, seperti memajukan karya desainer-desainer Indonesia di kancah Internasional, serta meningkatkan tujuan wisata dan nama Indonesia di mata Internasional. Ia mengatakan, MUI hargai alasan itu, tapi untuk pelaksanaannya keputusan MUI sudah bulat.

Kaitan dengan munculnya salah satu Wakil Ketua MUI DKI Jakarta, Syarif Rahmat, di iklan Miss World, Muhyidin menegaskan bahwa itu muncul dari pernyataan pribad,i bukan atas nama organisasi MUI. “Memang kita sayangkan, walaupun pesan yang disampaikan bukan mendukung. Nanti akan kita ajak bicara lagi yang bersangkutan,” ujarnya. (salam)

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengakui beberapa waktu yang lalu ada tawaran dari MNC Grup untuk memuluskan pelaksanaan Miss World 2013 di Indonesia.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, KH Muhyiddin Junaidi, mengakui memang ada lobi untuk memuluskan ajang Miss World 2013 di Indonesia dengan iming-iming imbalan dari MNC Grup ke MUI dan beberapa pengurus MUI. ”Namun, tawaran itu tegas kami tolak,” ujarnya, dikutip dari Republika, Selasa (27/8/2013).

Beberapa tawaran itu, jelas dia, di antaranya pertama, pemberian fasilitas jaringan Indovision gratis selamanya kepada seluruh jaringan kantor MUI dari pusat hingga daerah, serta sekolah madrasah dan pesantren yang masuk dalam jaringan MUI di seluruh Indonesia.

Kedua, beberapa pengurus MUI pusat yang semuanya ulama itu dijanjikan jabatan akan menjadi Dewan Pengawas Syariah (DPS) di MNC Grup. Ketiga, pengurus MUI akan dijadikan penasihat di balik layar, untuk penyelenggaraan Miss World yang akan digelar September mendatang. “Kami tegas menolak dan kami katakan tawaran yang Anda berikan itu salah alamat,” katanya.

Walaupun pada saat itu dijelaskan alasan dan dampak positif diselenggarakannya Miss World di Indonesia, seperti memajukan karya desainer-desainer Indonesia di kancah Internasional, serta meningkatkan tujuan wisata dan nama Indonesia di mata Internasional. Ia mengatakan, MUI hargai alasan itu, tapi untuk pelaksanaannya keputusan MUI sudah bulat.

Kaitan dengan munculnya salah satu Wakil Ketua MUI DKI Jakarta, Syarif Rahmat, di iklan Miss World, Muhyidin menegaskan bahwa itu muncul dari pernyataan pribad,i bukan atas nama organisasi MUI. “Memang kita sayangkan, walaupun pesan yang disampaikan bukan mendukung. Nanti akan kita ajak bicara lagi yang bersangkutan,” ujarnya

– See more at: http://salam-online.com/2013/08/kh-muhyiddin-mnc-group-lobi-mui-untuk-muluskan-ajang-miss-world-dengan-imbalan-2.html#sthash.of0x6YlL.dpuf

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.