Pernyataan Sikap Brigade Izzudin Al Qasam pasca 45 hari perang melawan Zionis Israel

brigade-al-qassam

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang

“Dan sungguh orang yang membela diri setelah dizhalimi, maka tidak ada alasan untuk menyalahkan mereka. Sesungguhnya kesalahan hanya ada pada orang-orang yang berbuat zhalim kepada manusia dan melampaui batas di bumi tanpa mengindahkan kebenaran. Mereka itu mendapatkan siksaan yang pedih”. (QS Asy Syuura: 41 – 42)

Wahai putra-putra bangsa kami yang terus berjuang dengan gigih…. Wahai umat kami…. Wahai dunia seluruhnya…!!!

Zionis Israel telah berbohong dan berkhianat. Dan khianat serta menipu itu telah menjadi watak asli penciptaan mereka. Mereka kemarin (selasa sore) telah melanggar gencatan senjata dan melakukan tindakan kejahatan perang yang sangat kejam melalui serangkaian serangan udara dan pengeboman secara membabi-buta. Yang paling jelas sekali kemaren adalah pengeboman (serangan udara) terhadap rumah keluarga Daloo di distrik Syeikh Ridwan dengan beberapa rudal yang penuh kebencian dan pengkhianatan. Dan para petinggi tentara zionis Israel menanti dengan penuh harap, dibalik meja dan layar-layar televisi, bersamaan dengan para intelejen dan spionase mereka, yang menjanjikan bahwa sebentar lagi mereka akan berpesta-pora.

Maka pertama-tama kami tegaskan kepada musuh kami zionis Israel:

Kalian telah tertipu dan harapan kalian telah kandas. Telah berulang-ulang kali kalian membuktikan bahwa kalian hanyalah kumpulan orang-orang yang gagal. Setelah 45 hari berperang, kalian dengan segala keahlian intelejen dan peralatan tempur kalian, ternyata segala kehebatan kalian hanyalah membunuh wanita dan anak-anak. Sungguh kalian telah sangat gagal dan sangat tidak sanggup mencari Panglima kami Abu Khalid Muhammad Dhaif, dengan izin Allah.

Abu Khalid yang telah membuat kegagalan kalian dalam jangka waktu lebih dari 25 tahun, tampak jelas bagaikan terangnya matahari di tengah siang. Abu Khalid yang telah berjuang semenjak intifadhah pertama, dan terus kalian cari/buru bertahun-tahun lamanya, dia terus menjadi saksi kegagalan dan ketidakberdayaan kalian. Sebenarnya kalian wahai zionis Israel hanyalah dongeng besar. Apakah Abu Khalid Muhammad Dhaif atau panglima-panglima Hamas yang lain berada di rumah Alu Lauh hari ini? Ataukah di sebuah kedai di distrik Zaitun?

Abu Khalid yang telah berjuang sejak mulai dengan batu dahulu, kemudian beralih ke senapan. Lalu berpindah ke bom syahid, sampai ke roket-roket Brigade Al Qassam yang memenuhi seantero negeri kami tercinta yang terjajah ini, di bawah kepemimpinannya, telah menghalau kalian lari ke bungker-bungker penyelamatan kalian bagaikan tikus-tikus yang ketakutan. Dan Brigade Al Qassam berjanji kepada kalian, bahwa Muhammad Dhaif, dengan izin Allah, akan menjadi panglima tertinggi seluruh pasukan Islam yang akan memasuki halaman dan memerdekakan Masjidil Aqsa. Hingga kami sucikan seluruh negeri kami dari najis penjajah yang terakhir.

Maka ketahuilah wahai penjajah Israel, bahwa Abu Khalid Muhammad Dhaif, dan seluruh pasukan yang di belakangnya, dan seluruh pejuang palestina, mereka semua adalah taqdir Allah kepada kalian, dimana Allah telah memberitahukan bahwa Dia akan mengutus orang-orang yang akan menimpakan adzab yang seburuk-buruknya kepada kalian (kaum yahudi) sampai datang hari kiamat.

Wahai bangsa kami, wahai umat kami, wahai dunia sekalian….!!!

Tindakan kekejaman zionis yang telah mereka lakukan kemaren dengan menembakkan rudal-rudal mereka untuk menghalalkan penjajahan dan mengkhianati gencatan senjata, dan mereka mengira akan mendapatkan buruan yang mahal/berharga, sebagai bentuk kemenangan mereka di akhir pertempuran, tindakan itu bersamaan dengan “tarian para syetan” yang mereka sebut dengan perundingan damai di Cairo. Sedangkan kami semenjak awal telah menetapkan sikap kami dengan jelas. Dan kami sangat percaya perundingan tersebut tak akan memberikan sedikitpun harapan bangsa kami, seimbang dengan segala pengorbanan bangsa dan keluarga kami. Namun begitu, kami tetap berikan peluang kepada para pemimpin kami untuk berunding melebihi waktu yang seharusnya dibutuhkan, karena kami ingin menghentikan segala bentuk penjajahan dan dicabutnya seluruh blokade terhadap Gaza dan dikembalikan segala pembangunan/perbaikan.

Setelah sekian pekan yang panjang ini dari perundingan yang tak berarti, dan setelah kejahatan perang zionis Israel, maka kami nyatakan bahwa inisiatif perundingan ini telah lahir dalam keadaan mati. Dan hari ini kami kuburkan bersamaan dengan kami menguburkan Asy Syahid Ali Muhammad Dhaif. Oleh karena itu, kepada delegasi palestina untuk perundingan damai, segera mundur saat ini juga, tinggalkan Kairo dan tidak ada kata kembali lagi. Tidak ada kata kembali lagi untuk jalur ini setelah hari ini. Apapun bentuk upaya yang seperti ini maka tidak lagi mengikat kami, sama sekali. Dan kami pastikan bahwa musuh kami zionis Israel telah menyia-nyiakan peluang emas untuk mendapatkan kesepakatan damai permanen, dengan standar tuntutan terendah kami dari yang seharusnya mereka bayar hari ini setelah segala kejahatan mereka.

Atas kejahatan perang mereka, dan setelah kami berikan peluang waktu yang sangat cukup bahkan lebih untuk berunding, dan setelah gagalnya seluruh peralatan zionis Israel dan pasukannya untuk membunuh Panglima tertinggi Brigade Izzuddin Al Qassam, maka kami mengumumkan hal-hal berikut:

1. Kami peringatkan seluruh maskapai penerbangan dunia agar tidak mendarat ke bandara Internasional Ben Gurion (di Israel), dan segera menghentikan seluruh penerbang ke dan dari bandara tersebut, terhitung sejak jam 06.00 pagi waktu Israel hari kamis tanggal 21 Agustus 2014.

2. Dilarang berkumpulnya masyarakat banyak dari warga zionis Israel di wilayah-wilayah yang dapat dicapai oleh roket-roket Brigade Al Qassam, khususnya massa di lapang-lapangan sepak bola dan sejenisnya pada tempat-tempat terbuka.

3. Dilarang bagi penduduk zionis yang berada di sekitar Gaza dan kota-kota terdekat untuk kembali ke rumah-rumah mereka. Akan tetapi tetaplah berada di dalam bungker dan tempat persembunyian yang aman.

4. Seluruh poin di atas terus berlaku sampai ada pengumuman resmi dari panglima Brigade Izzuddin Al Qassam. Semua harus waspada terhadap pernyataan-pernyataan atau janji-janji zionis yang tidak bertanggung jawab, yang tidak peduli dengan kemaslahatan mereka (para penduduk).

5. Kepada penjajah dan dunia seluruhnya agar tahu apa sebenarnya yang menjadi tuntutan bangsa kami. Seluruh permintaan kami hanyalah, musuh penjajah harus segera enyah dari makanan kami, dari susu anak-anak kami, bahan bakar kami… tapi mereka terus saja ngotot menghukum kami, mencekik kami seenak mereka, lalu member kami sedikit bernafas seenak mereka, dengan ukuran seenak mereka pula. Sama sekali, setelah hari ini takkan kami biarkan lagi mereka berbuat seenaknya saja… dengan izin Allah.

Sesungguhnya ini adalah jihad atau mati syahid…

Brigade Izzuddin Al Qassam – Palestina

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.